You are currently browsing the monthly archive for Februari, 2008.

PAINAN, SELASA – Gempa bumi dengan kekuatan 7,0 skala richter kembali mengguncang Sumatera pada Selasa (26/2) pukul 4.02 WIB tepatnya di 2,45 lintang selatan, 99,4 bujur timur, 171 km barat daya Painan, Sumatera Barat dengan kedalaman 27 km dan berpotensi tsunami.

¨Kemungkinan terjadi setelah tiga puluh menit,¨ ungkap Suharjono, Kepala Balai Besar BMG wilayah Jakarta. Masyarakat diharapkan segera pergi ke tempat berdataran tinggi (Kompas).

Minyak bumi merupakan salah satu material penting yang kita punyai. Setiap hari kita menggunakan minyak dan gas untuk berbagai macam kebutuhan.”

Minyak dan gas juga menyediakan lapangan kerja yang besar di seluruh dunia. Sepuluh dari seribu orang bekerja didalam industri minyak dan gas.

Berapa banyak kita menemukan kegiatan dan barang yang menggunakan minyak dan gas :) ?

Ya, hampir semua kegiatan membutuhkan energi, minyak dan gas merupakan sumber energi yang bisa digunakan pada berbagai sektor industri.

Read the rest of this entry »

Konsep petroleum system, menjelaskan distribusi hidrokarbon didalam kerak bumi dari batuan sumber (source rock) ke batuan reservoar.

Elemen pokok dalam petroleum system adalah sebagai berikut :

- Batuan Sumber (Source Rock)

- Arah Migrasi (Migration Path)

- Batuan Reservoar (Reservoar Rock)

- Batuan Tudung (Seal Rock)

Read the rest of this entry »

“Minyak bumi bisanya terakumulasi dimana yach…??? :)

Tar, minyak bumi dan gas yang terdapat pada pori batuan dan terakumulasi dalam jebakan yang berbentuk fold antiklin yang berupa lapisan batu lempung. Sumur pengeboran mengambil minyak dari jebakan ini. Jebakan tipe antiklin merupakan jebakan yang paling banyak dijumpai dalam eksplorasi minyak bumi.

“Kok minyak bisa sampai permukaan bumi??? :)

Natural Oil seeps :

Terjadi dimana lapisan pecah karena sesar (faulting), hidrokarbon muncul di permukaa, memunculkan tar, gas dan minyak di permukaan bumi.

“Apa lagi ya ini :D
Garam yang terpenertasi karena tekanan bouyancy dari garam yang terkompaksi disekitar sedimen. Diapir ini menimbulkan banyak jebakan reservoar, karena sifatnya yang masif tidak dapat mengalirkan fluida. Garam biasanya terendapkan pada basin yang terjadi diawal pembentukan system karang (rift), jadi pembentuak ini beraosiasi dengan seting tektonik ekstensi.
pementuak yang aktif pada diapir garam Gambar seismik pada diapir garam tipe jebakan reservoar pada kubah garam